Icardi Di Tendang , Inter Milan Malah Ngotot Mendatangkan Lukaku

Icardi Di Tendang , Inter Milan Malah Ngotot Mendatangkan Lukaku – Inter Milan ngotot sekali menghadirkan Romelu Lukaku serta ikhlas menendang Mauro Icardi. Namun, apa Lukaku lebih baik? Tersebut datanya.

Selesai konfliknya dengan Inter Milan musim kemarin, Icardi memang seperti tidak punyai hari depan di club. Kehadiran Antonio Conte membuat Icardi tambah terpinggirkan.

Agen Sbobet

Sebab semenjak pertemuan wartawan pertamanya, Conte terus-terang menampik Icardi masuk ke teamnya. Hanya satu yang Conte kehendaki, ialah menghadirkan Lukaku serta Edin Dzeko jadi alternatif Icardi.

Lalu, dimulailah operasi menghadirkan dua penyerang itu serta bahkan juga untuk memberikan keseriusannya berkaitan urutan itu, Conte kuat tinggalkan Icardi dari tour pramusim Inter. Inter tanpa ada penyerang senior saat uji-coba musim panas.

Jalan panjang mesti dilewati Inter untuk memperoleh Lukaku serta Dzeko, terpenting nama pertama. Lantaran Manchester United jadi club pemilik tidak demikian saja ingin melepas Lukaku.

Mereka saklek kalau Lukaku cuma dapat dilepaskan dengan harga 80 juta euro, nominal sama sewaktu dihadirkan dari Everton pada 2017. Kedua kalinya penawaran Inter mesti tidak diterima MU, sebelum pada akhirnya lulus di peluang ke-3.

Satu hari mendekati ditutupnya bursa transfer Liga Inggris, MU serta Inter sampai kesepahaman untuk transfer sejumlah 65 juta euro yang bertambah 10 juta euro bila klausul tersendiri tercukupi.

Conte semringah sebab penyerang buruannya didapat selesai tunggu demikian lama. Inter tidak butuh cemas kehilangan Icardi yang sekian lama ini jadi mesin pencetak gol Inter.

Memang Lukaku mengalami penurunan perform-nya saat dua musim memakai seragam MU, namun ia masih predator di Premier League dengan keseluruhan 100 gol saat berkarier disana. Jadi catatan, usia Lukaku baru 26 tahun,

Namun, jangan salah, bila dibanding dengan statistik Icardi musim kemarin, Lukaku masih kalah oke. Statistik Whoscored mencatat Lukaku hanya menang banyaknya gol (12), kompetisi (22), serta dribel (0,7) dibanding dengan Icardi (11 gol dari 24 pertandingan) dan 0,3 dribel.

Terkecuali itu, Icardi dalam soal keseluruhan shot per pertandingan, assist, umpan kunci, serta banyaknya dilanggar musuh. Itu bicara statistik musim kemarin, jadi bagaimana dengan keseluruhnya profesi ke-2 pemain?

Dalam soal ini, Lukaku lebih unggul dengan record 194 gol serta 69 assist dari 422 tampilan di semuanya laga level club, baik level senior serta junior. Golnya dari titik penalti “hanya” 10. Sesaat, Icardi membuat 164 gol serta 32 assist dari 289 tampilan dan semakin banyak cetak gol penalti, 26.

Lukaku punyai modal lain, ialah potensinya main di beberapa urutan di titik depan baik itu striker sayap kanan atau kiri, bila kapan waktu diperlukan. Ditambah lagi Lukaku pula kondang punyai tubuh besar yang kerapkali dipakai menghajar saingannya waktu melaksanakan solo run.

Cuma waktu yang dapat menjawab apa Lukaku memang patut mengambil alih Icardi yang telah buat 124 gol untuk Inter.