Eks Bupati Palalawan Langsung Dijebloskan Penjara Terlibat Korup

Eks Bupati Palalawan Langsung Dijebloskan Penjara Terlibat Korup – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Riau menyelesaikan bekas Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar dalam masalah korupsi tempat perkantoran. Eksekusi ini berdasar keputusan 1Mahkamah Agung (MA) yang memberi hukuman 1 tahun 6 bulan.

“Tempo hari kita telah menyelesaikan terpidana Tengku Azmun Jaafar. Ini kita kerjakan berdasar keputusan dari MA yang menjatuhkan hukuman 1,6 tahun,” kata Kajari Pelalawan, Nophy Tennophero South waktu dihubungi, Rabu (26/6/2019).

Agen Sbobet

Nophy menerangkan, eksekusi ini sudah sempat terlambat sebab ada koreksi dari MA. Harusnya eksekusi dikerjakan pada Mei 2019.

“Akan tetapi dalam keputusan MA ada waktu tahanan yang belum dimasukkan. Sesudah direvisi oleh MA, pada akhirnya kita jalankan untuk menyelesaikan,” kata Nophy.

Dalam proses eksekusi, kata Nophy, tidak ada masalah apa pun. Terpidana kooporatif waktu team jaksa menjemputnya.

“Awalnya sudah pernah akan kita jemput, tetapi yang berkaitan dalam kondisi sakit serta ada surat info medisnya. Waktu akan kita eksekusi diakuinya dalam kadaan sehat. Walaupun begitu, kita masih kerjakan cek kesehatan oleh team medis,” kata Nophy.

Sekarang Azmun yang sudah pernah jalani hukuman dalam masalah korupsi bagian kehutanan yang diatasi KPK, kembali mendekam di penjara. Azmun sekarang dijebloskan ke LP Pekanbaru.

“Dari Pelalawan kita bawa serta ke LP di Pekanbaru untuk jalani waktu hukumannya,” kata Nophy.

Sekedar untuk didapati, dalam masalah korupsi tempat perkantoran atau Bakti Praja di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru majelis hakim melepaskan semua tuntutan JPU Pelalawan. Atas vonis bebas itu, JPU lakukan kasasi ke MA.

Pada 27 Agustus 2018, MA menggagalkan keputusan PN Pekanbaru dengan memberi hukuman 1,6 tahun penjara. Akan tetapi waktu itu eksekusi masih terlambat dikerjakan sebab terdapatnya koreksi. Masalah korupsi tempat Bakti Praja ini berlangsung di masa tahun 2002 yang lalu waktu Azmun memegang Bupati Pelalawan. Azmun bersama dengan beberapa pejabatnya berjamaah lakukan korupsi pembelian tempat seluas 110 hektare.