Banyak Kejahatan Jalanan Terkait Dengan Politik

Banyak Kejahatan Jalanan Terkait Dengan Politik

Banyak Kejahatan Jalanan Terkait Dengan Politik – Akhir-akhir ini warga diresahkan dengan peredaran video berkonten kejahatan jalanan seperti perbuatan begal, grup warga yang bawa senjata tajam, penerimaan gengster, atau perampokan.

Tapi, peristiwa-peristiwa itu dibantah oleh faksi kepolisian. Polisi menyebutkan video yang tersebar yaitu moment yang telah lama berlangsung serta udah diselesaikan oleh kepolisian.

Agen Sbobet

Kepala Bagian Jalinan Warga Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memberikan contoh beberapa moment kejahatan jalanan yang tersebar di medsos. Meskipun sebenarnya moment itu berlangsung serta diselesaikan kepolisian.

Diantaranya video viral yang membuktikan serangkaian orang dengan senjata tajam menghabisi nyawa seorang yang tengah lari buat menghindar. Argo menuturkan moment itu memang berlangsung di Kwitang, Jakarta Pusat. Tapi pemeran telah diamankan oleh polisi.

Seterusnya, video viral yang diambil dari salah satunya area parkir serta perlihatkan perkelahian antarkelompok di jalan raya. Argo menuturkan moment itu berlangsung di Makassar pada Senin (13/5) malam. Perkelahian itu libatkan penjaga parkir dengan pengemudi ojek online.

“Ini pernah viral seusai kami konfirmasi ke Makassar ini insiden di Makassar serta telah diselesaikan oleh Polsek Panakukang di Makassar,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/5).

Lalu ada photo yang membuktikan salah satunya organ badan yang telah putus. Argo menyampaikan moment itu berlangsung di Bekasi Utara pada 22 Februari 2019 serta telah diselesaikan oleh Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Ada perkara lama dipertunjukan kembali, ada broadcast-broadcast seperti di Jakut ada broadcast jangan pernah lewat malam-malam sebab banyak begal dan seterusnya,” ujarnya.

Argo menegaskan keadaan ketertiban serta keamanan warga di Jakarta dalam situasi sehat. Bulan Mei ini, Argo menyatakan belum dapatkan laporan berkaitan insiden seperti yang ramai di beberapa video viral itu.

“Saya berikan di sini kalau Kamtibmas di Jakarta dalam situasi sehat, warga janganlah risau yang ingin ke Jakarta serta bekerja. Janganlah risau tdk ada pekerjaan menakutkan,” ujarnya.

Video Kejahatan Jalanan Viral Berkaitan Keadaan Politik 22 MeiPolisi mengecek mobil masyarakat buat menyikapi kejahatan jalanan.
Selain itu ahli Kriminologi Muhammad Mustofa memandang penebaran video kejahatan jalanan yang viral terakhir bisa di kaitkan dengan pergolakan politik yang waktu ini tengah berlangsung, ialah penantian hasil hitungan pemilu pada 22 Mei.

“Yang pasti kalaupun itu video lama tetapi disebarluaskan oleh akun-akun yang katakanlah bukan abal-abal ada rancangan buat lalu membuat cemas warga, tinggal direview ia lebih dekat ke sosok mana,”

Mustofa memiliki pendapat video itu menyengaja diviralkan buat bikin warga cemas serta tdk yakin pada pemerintahan waktu ini.

“Jadi seringkali itu dimanfaatkan, berita-berita (viral) bisa saja benar, tetapi telah kadaluwarsa disiarkan kembali seakan baru biar warga cemas,” ujarnya.

Mustofa mengira, salah satunya yang dibidik yaitu beberapa orang yang tengah berpuasa, sebab membuktikan seakan pemerintah tdk bisa mengatasi permasalahan seperti kejahatan jalanan. Menyebabkan bakal muncul anti-pati warga terhadap pemerintah.

Mustofa memberikan contoh pertarungan di antara Donald Trump dengan Hillary Clinton buat mendiami jabatan Presiden AS waktu itu diwarnai dengan meriahnya munculnya berita-berita hoax yang menyerang Hillary. Hal itu jadi modus dalam pertarungan politik.

Moment itu berlangsung pada Putin kala berlomba jadi Presiden Rusia juga memakai taktik mirip.

Mustofa menuturkan harus selektif buat menyaksikan penebaran berita bab kejahatan jalanan.

“Moment yang konkret (benar berlangsung waktu ini) tdk berkaitan (keperluan politik), tetapi kalaupun berita lama dimuat ada motivasi yang berlainan,” ujarnya.

Selain itu, Kriminolog Josias Simon menuturkan kesengajaan memberikan video kejahatan jalanan buat bikin warga anti-pati dengan pemerintah bisa saja berlangsung. Tapi, menurutnya penebaran video itu lebih buat bikin keresahan warga.

Ia menyampaikan kesengajaan itu dapat disaksikan dari penebaran video dengan cerita yang tdk diterangkan sumber serta kapan moment itu berlangsung.

“(Bisa saja) mengira ada yang menyengaja buat bikin keresahan satu wilayah atau lokasi yang semula tdk ada buat dibikin cemas. Kita harus lihat dahulu tipe yang dibikin diviralkan, sepanjang sumbernya jelas ada kemauan baik (buat mencegah), asal tidak jelas kali saja,”

Simon menyatakan peranan pemerintah memang penting buat menyikapi kejahatan jalanan ini. Tapi, perhatian itu bukan saja ke arah pada pemakaian medsos namun lebih ke keadaan keamanan di warga.

“Manfaat pemerintahnya tidak sekedar menghimpit ke medianya, apa yang penting di-posting semua jenis, janganlah. Tetapi pada usaha bagaimana warga turut bertindak begitu, nah masyarakatnya aktifkan keluarga, warga,” ujarnya.